You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Gabungan Toping 50 Pohon di Komplek Makoops AU Halim Perdanakusuma
photo Nurito - Beritajakarta.id

50 Pohon di Kawasan Makoops AU Halim Perdanakusuma Dipangkas

Sebanyak 50 pohon rawan sempal dan tumbang di kawasan Markas Komando Operasi Angkatan Udara (Makoops AU) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dipangkas.

"Melibatkan 90 personel gabungan"

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, Dwi Ponangsera mengatakan, pemangkasan pohon dilakukan untuk lebih memberikan rasa aman dan nyaman.

"Pemangkasan pohon dengan melibatkan 90 personel gabungan juga dilakukan agar rimbunnya pohon tidak menghalangi pencahayaan lampu penerangan jalan umum (PJU)," ujarnya, Kamis (5/6).

10 Pohon Tabebuya Kuning Ditanam di TPU Bambu Apus

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan, dalam pemangkasan pohon tersebut dikerahkan sebanyak 50 Pasukan Hijau dengan dibantu 40 personel dari Koops AU.

"Untuk mendukung pemangkasan juga dikerahkan satu unit mobil tangga dan 10 dump truck untuk pengangkutan. Untuk pohon yang ditoping berjenis Mahoni, Angsana, dan Glodokan Tiang," terangnya.

Sementara itu, Komandan Denma Koopsud 1, Letkol Kal Fauzi Rahman menjelaskan, pohon yang dipangkas berada di jalur lintasan umum dan penerimaan tamu negara.

"Kondisinya harus kita pastikan tetap tetap terawat dan terjaga dengan baik. Terima kasih Sudin Tamhut Jakarta Timur atas kolaborasi pemangkasan pohon ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1152 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1138 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye900 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye849 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye824 personBudhi Firmansyah Surapati